LKS (Latihan Kepemimpinan Siswa) 2016

“Secara keseluruhan, LDKS ini melatih siswa supaya menjadi generasi ahli Dzikir, Fikir, dan ikhtiar.” tutur Ust. Mulyadi, Ketua Dirdik Daarut Tauhid Bandung.

Karakter Baik dan Kuat (BAKU) merupakan manifestasi dari generasi Dzikir, Fikir, dan Ikhtiar yang merupakan visi besar Daarut Tauhiid (DT). SMP DT merupakan salah satu lembaga di DT yang fokus melahirkan generasi tersebut.
 
Selama tiga hari, 130 santri SMP DT kelas 7 dan 11 santri kelas 8 menjalani Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Hutan Cijangel. “Secara keseluruhan, LDKS ini melatih siswa berkarakter BAKU. Siswa mampu menilai mana yang benar dan salah. Berlatih terus menerus supaya menjadi generasi ahli Dzikir, Fikir, dan ikhtiar. Itu targetnya,” tutur Ust. Mulyadi, Ketua Dirdik Daarut Tauhid Bandung.
 
Selasa (02/11) siswa mendapat pembekalan materi oleh panitia. Pada pagi harinya, mereka melakukan long march menuju Hutan Cijangel, tempat latihan Komando pasukan Khusus (KOPASUS). Kegiatan yang dilakukan di hutan tersebut yaitu orientasi medan, dan bivoac group, hingga solo bivoac pada Kamis (03/11).
 
Gun Gun Cahya Gumilar, selaku ketua pelaksana SMP DTBS Khusus Ikhwan menyatakan LDKS adalah hal wajib bagi santri. “Kegiatan ini diwajibkan  untuk mendekatkan diri mereka kepada Allah. Selama solo bivoac mereka diberi tugas untuk menulis surat cinta bagi kedua orangtua dan janji kepada Allah,” ungkap Gun Gun.
 
Solo Bivoac adalah kegiatan menyendiri dikeheningan malam. Santri hanya dibekali ponco, matras, senter, alat tulis, sleeping bag, lilin dan koreknya, serta sedikit perbekalan makanan. Menurut Gun Gun, hal tersebut dapat melatih jiwa kepemimpinan dan kemandirian pada siswa. Sehingga, pada akhirnya seluruh santri dapat memiliki jiwa karakter "BAKU" yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, menjadi seorang yang pemberani, tahan mental, serta tanggung jawab dan cerdas dalam bersikap dan bertutur kata. Amin...

© 2015 SMP DAARUT TAUHIID BOARDING SCHOOL. All rights reserved.