Desain
pendidikan karakter, pelaksanaan pendidikan karakter, dan evaluasi
pendidikan karakter anak bahwa pendidikan karakter di SMP DTBS PUTRA Khas DT di
Bandung berupaya menerapkan konsep “BaKu”. BaKu ini merupakan singkatan
dari Ba (Baik) dan Ku (kuat). “Baik” yang dimaksud adalah sifat yang
akan ditanamkan kepada anak, yaitu ikhlas, jujur, dan tawadhu. Sedangkan
“Kuat” adalah sifat yang akan ditanamkan kepada anak, yaitu disiplin,
berani, dan tangguh. Implementasi pendidikan
karakter “BaKu” ini merupakan konsep dari K.H. (Kyai Haji) Abdullah
Gymnastiar, pendiri dan pimpinan Pesantren DT (Daarut Tauhiid) di
Bandung, yang sudah dituangkan dalam sebuah buku berjudul Membangun
Karakter BaKu (Baik & Kuat), pada tahun 2013. Implementasi
pendidikan karakter BaKu diterapkan melalui tiga tahapan. Dalam konteks
ini, ketiga tahapannya, yaitu:
perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Lebih lanjut bahwa pada tahap perencanaan itu dilakukan persiapan dengan menetapkan
tujuan: (1) agar para guru mengenal dan memahami anak seutuhnya, sesuai
dengan tahap perkembangan dan karakteristiknya; serta (2) agar
nilai-nilai pendidikan karakter diterapkan menyatu dengan kegiatan inti
proses belajar-mengajar, dengan cara memilih nilai-nilai karakter yang
sesuai dengan tema dan judul kegiatan pembelajaran, menentukan indikator
perkembangan nilai-nilai karakter sesuai dengan tahap perkembangan
anak, dan menentukan jenis dan tahapan kegiatan yang akan dilaksanakan, semoga dengan adanya kegiatan PAS ini membantu anak dalam menerapkan konsep BAKU ini dalam kehidupan sehar-harinya, menjadi insan pribadi yang lebih baik lagi baik dari segi ilmu, amal, dan karakternya.